Sunday, December 14, 2014

Konfigurasi IP, Gateway dan DNS

Berikut langkah-langkah mengkonfigurasi IP, Gateway dan DNS :
Konfigurasi IP
1. Buka winbox dan pilih MAC Address lalu klik connect


2. Buka New Terminal lalu klik system reset-configuration


3. Masuk IP pilih Address klik tanda +, pertama yang dikonfigurasi IP, diatas sepuluh 172.10.70.22/24, kemudian klik Apply dan OK


Konfigurasi DNS
4. Selanjutnya setting DNS, masuk IP-DNS-masukkan servers DNS setting 172.10.70.1-Apply-OK


Konfigurasi Router
5. Selanjutnya setelah selesai pilih IP-Router-klik +, bagian Gateway kita masukkan 172.10.70.1 langsung Apply


6. Lakukan ping ke google.com



Konfigurasi IP Local :
7. Pilih menu IP kemudian klik +, isikan alamat ip address misalnya 192.168.1.254, pilih ether 2 pada interface sesuai dengan port yang digunakan.


8. Buka terminal dan lakukan ping 192.168.1.254



9. Masuk ke Open Network and Sharing Center atur IP misalnya 192.168.1.1-192.168.1.152 untuk subnet pakai kelas C 255.255.255.0 untuk default gateway 192.168.1.1 dan DNS 192.168.1.254


10. Kemudian cek dengan masuk ke google.com

Setting User Manager di Mikrotik

Langkah setting user manager di mikrotik :
1. Lakukan konfigurasi seperti biasa yaitu IP address, DNS, router, hotspot, dan firewall
2. Downlod paket yang dibutuhkan dalam melakukan setting user manager di http://mikrotik.co.id/download.php seperti all-packages-mipsbe-6.22.zip dan routeros-mipsbe-6.22.npk. lalu buka menu file kemudian copy dan pastekan sebelumnya sudah diektrak terlebih dahulu. setelah selesai lakukan Reboot dengan memilih system-Reboot.
3. Masuk kembali ke winbox, pilih IP-Hotspot-server profile-klik hsprof1-radius-centang pada use radius-apply-OK


4. Pilih menu radius-klik + -centang pada hotspot-Address diisi dengan IP 127.0.0.1 - secret isi bebas-apply-OK


5. Masuk web browser, dengan mengetikan server local, 168.5.215/userman, maka muncul seperti dibawah ini


6.  Masuk ke menu user untuk mengatur pengguna sapa saja yang berhak



klik add untuk menambah user


7. Setting session dapat menentukan limit dari masing-masing user


Referensi

http://mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=46
http://merlindawibowo.wordpress.com/2013/12/16/langkah-langkah-setting-user-manager-pada-mikrotik/

Konfigurasi VPN dengan Mikrotik

Berikut ini adalah cara konfigurasi VPN di Mikrotik :
1. Lakukan konfigurasi pada IP Address, DNS, Router dan Firewall dan Hotspot
2. Masuk ke menu PPP-interface-PPTP Server. Centang pada Enable, pilih default-encryption pada default profile - Apply-OK

3. Kemudian masuk ke PPP Secret, masukan name dan password contohnya disini name=meee service pilih default-encryption, local address masukan ip 10.10.10.1 dan remote address 10.10.10.2 -Apply-OK


4. Buka open network and sharing center pilih set up and new connection - connect to a workplace-next



5. Kemudian Pilih no.creat connection -use my connection (VPN) ->type the internet address to connect to pada internet address masukan alamat IP yang berasal dari default gateway-create.




6. isikan username dan password misalnya unyil kemudian klik connect, jika berhasil maka muncul tampilan seperti dibawah ini.



Saturday, November 29, 2014

Fitur-Fitur Hotspot di Mikrotik

Berikut fitur fitur yang hotspot di Mikrotik


1. Hotspot Server (Setup Wizard)
RouterOS sudah menyediakan wizard untuk melakukan setup Hotspot System. Wizard ini berupa menu interaktif yang terdiri dari beberapa pertanyaan mengenai parameter setting hotspot. Wizard bisa dipanggil atau dieksekusi menggunakan perintah "/ip hotspot setup". Jika anda mengalami kegagalan dalam konfigurasi hotspot direkomendasikan reset kembali router dan konfigurasi ulang dari awal.

2. Server Profile 
Hotspot server Profile digunakan untuk menyimpan konfigurasi-konfigurasi umum dari beberapa hotspot server. Profile ini digunakan untuk grouping beberapa hotspot server dalam satu router. Pada server profile terdapat konfigurasi yang berpengaruh pada user hotspot seperti Metode Autentikasi.

3. Users
Halaman dimana parameter username, dan password dan profile dari user disimpan. Beberapa limitasi juga bisa ditentukan di halaman user seperti uptime-limit dan bytes-in/bytes-out. Jika limitasu sudah tercapai maka user tersebut akan expired dan tidak dapat digunakan lagi. IP yang spesifikasi juga bisa ditentukan di halaman ini sehingga user akan mendapat ip yang sama. User juga bisa dibatasi pada MAC-address tertentu.

4. User Profile 
Hotspot User Profile digunakan untuk menyimpan konfigurasi-konfigurasi umum dari User-user hotspot. Profile ini digunakan untuk grouping beberapa User. Pada User Profile, mampu melakukan assign poopling tertentu kegroup user. Parameter Time-out juga bisa diaktifkan untuk mencegah monopoli oleh salah satu user.

5. Active
Tabel active digunakan untuk memonitoring client yang sedang aktif/ tarautentikasi di hotspot servar kita secara realtime.

6. Host
Tabel host digunakan untuk memonitoring semua perangkat yang berhubungan dengan hotspot server baik yang sudah login ataupun belum.

7. IP Bindings
Bypass host terhadap Hotspot Authentication bisa dilakukan menggunkan IP-Bindings. Block Akses dari host tertentu (Bedasarkan Original MAC-address atau Original IP-Address) juga bisa dilakukan menggunakan IP-Bindings.

8. Walled Garden 
Walled Garden adalah sebuah system yang memungkinkan untuk user yang belum terauntentikasi menggunakan (Bypass!) beberapa resource jaringan tertentu tetapi tetap memerlukan autentikasi jika ingin menggunakan resource yang lain.

9. Walled Garden IP-List
IP-Walled Garden hampir sama seperti Walled Garden tetapi mampu melakukan bypass terhadap resource yang lebih baik spesifikasi pada protocol dan port tertentu. Biasanya digunakan untuk melakukan bypass terhadap server local yang tidak memerlukan autentikasi.

10. Cookies
Hotspot cookies digunakan untuk mengetahui daftar dinamis dari semua HTTP cookies yang valid atau tidak.

Sunday, November 16, 2014

Cara Mengkonfigurasi Hotspot dengan Menggunakan Winbox

Berikut langkah-langkah mengkonfigurasi hotspot menggunakan Winbox :
1. Sebelum melakukan konfigurasi hotspot terlebih dahulu kita melakukan reset konfigurasi, seperti IP->Address, DNS dan Router. Setelah selesai klik IP-> Hotspot-> klik hotspot setup, akan muncul interface lalu pilih wlan1 kemudian klik next.



2. Kemudian masukkan IP 192.168.1.10/24, lalu klik next



3. Pilih next


4. Ganti none pada select sertifcate 



5. Kemudian klik next


6. Masukkan IP pada DNS server 172.10.70.1, lalu klik next


7. Masukkan DNS Name contoh disini nid.net, lalu kilik next 


8. Masukkan username dan password untuk dapat login dan menggunakan hostpot, lalu klik next


9. Maka setting atau konfigurasi hotspot selesai 


10. Lalu kita coba pada browser sebelumnya cari terlebih dahulu SSID dengan nama NID yang
 telah disetting sebelumnya. Maka akan muncul seperti gambar dibawah ini.


Demikianlah cara mengkonfigurasi Hotspot. ;)

Saturday, November 15, 2014

Tutorial Konfigurasi Wifi Menggunakan Winbox

Berikut langkah- langkah dalam mengkonfigurasi Wifi menggunakan Winbox :
1. Sebelum melakukan konfigurasi wifi kita terlebih dahulu melakukan reset konfiguration, buka Winbox dan pilih MAC Address lalu klik connect.


2. Buka New Terminal lalu ketik system reset-configuration


3. Masuk IP pilih Address, klik tanda + , Pertama yg dikonfigurasi IP, Diatas sepuluh 172.10.70.22/24, kemudian klik Apply dan OK


4. Selanjutnya setting DNS, masuk IP->DNS->masukkan servers DNS setting 172.10.70.1->Apply->OK


5. Kemudian setelah selesai pilih IP->Router->klik +, bagian Gateway kita 172.10.70.1 langsung di Apply.


6. Lakukan Ping ke google.com


7. Langkah mengkonfigurasi Firewall, klik IP->Firewall, klik pada bagian NAT langsung klik +, kita isikan pada bagian keluar ke Internet Out. Internet klik Ethernet 1, masuk pada bagian Action . Mosquarade kalau sudah langsung klik Apply, OK, skrang udah jadi.





8. Konfigurasi ip address kembali untuk menambahkan interface wlan, pilih Ip-> Addressklik +, bagian Adress masukan 192.168.1.254/24, pilih Interface pilih wlan1, langsung Apply, OK.


9. Masuk pada menu Wireless klik kanan lalu enable




10. Setelah slesai klik 2 kali ganti mode dengan ap bridge, band 26Hz-B/B/N dan SSID dengan nama yang diinginkan disini contohnya praktikum5 lalu apply->OK




11. Maka akan muncul seperti dibawah ini 



12. Akan tetapi blum bisa disconnect, karena belum ada alamat, agar tidak menggunakan password masuk bagian Security Profile, Untuk otomatis IP-DHCP Server, jika sudah klik bagian DHCP Setup, pilih wlan1, kemudian Next- Next- Least Time (3hari)- Next-Oke. Kemudian buka browser untuk mencoba.